5 Team Bukan Favorit yang Mampu Raih Gelar UCL

5 Team Bukan Favorit yang Mampu Raih Gelar UCL

Posted on

5 Team Bukan Favorit yang Mampu Raih Gelar UCL – Menjuarai Liga Champions merupakan perasaan yang fantastis. Keberhasilan dalam negeri mampu mengembangkan prestasi kesebelasan di wilayah mereka sendiri, namun piala Eropa menghasilkan mereka dihormati di segala Eropa.

Meraih gelar Liga Champions menjadi impian setiap kesebelasan Eropa. Tetapi, buat menuju sana amat susah serta sekedar team terbeken yg pd akhirnya pergi jadi jawara.

Usai Piala Eropa menjelma format jadi Liga Champions di th 1992, cuma ada sekian banyak kesebelasan yng melawan tren & menang perlombaan papan atas Eropa. Di bawah ini 5 team yg tak terlampau dijagokan tetapi malahan dapat jadi kampiun Liga Champions sama seperti diberitakan Sportskeeda.

Borussia Dortmund, 1997 – Kesebelasan Bundesliga memainkan laga pamungkas di stadion kepunyaan saingan lama mereka, Bayern Munchen. Sejauh 90 m, Dortmund nggak sekedar meraih kemenangan tetapi jg mendominasi Si Nyonya Tua tuk memperoleh piala Eropa mereka. Karl-Heinz Riedle memborong brace pd paruh pertama.

Walau Alessandro Del Piero bisa memperkecil score dr kursi cadangan, Lars Ricken membikin skor 7 mnt Selanjutnya buat meyakinkan keunggulan serta menyuguhkan kesebelasan Jerman trofi Liga Champions pertama2 mereka mengunakan dengan yng mengesankan.

Manchester United, 1999 – Manchester United pertama-tama x mendapat jawara Liga Champions dibawah Sir Alex di thn 1999. Sukses itu tak di ragukan lagi ialah satu dari sekian banyak kisah gemilang termegah di dalam sepakbola.

Di laga pamungkas, Bayern Munchen mampu membuka kemenangan di m awal & menahan score ini di sepanjang laga sebab United kehilangan 2 pesepakbola tengah inti mereka, Roy Keane serta Scholes lantaran hukuman. Tapi, 2 supersub, Sheringham & Solksjaer sukses membalikkan situasi hingga menjadikan patah hati team Jerman serta mencatatkan sejarah.

Chelsea, 2012 – Hasil positif Chelsea di Liga Champions pd th 2012 mungkin disebut sangat cemerlang di tengah dominasi Barca & Madrid di panggung itu. Usai lolos ke 5 semi-final dr 8 kampanye musim terdahulu, mereka kemudian mampu bertindak sebagai kampiun dgn cara yg agak aneh.

Partai laga pamungkas kontra Bayern mesti ditentukan via adu penalti sehabis ke-2 kesebelasan merumput draw 1-1 usai fase perpanjangan waktu usai. Petr Cech jadi pahlawan dg menggagalkan penalti Arjen Robben & Didier Drogba menyarangkan goal juru kunci didalam adu penalti tuk membawa Chelsea mengangkat gelar Liga Champions.

Porto, 2004 – Cerita Jose Mourinho bermula di dalam 1 momen yang paling baik didalam histori Liga Champions. Lelaki Portugal tersebut menangani Porto serta membawa team ini memperoleh piala Liga Champions di thn 2004. Team itu dijadikan sebagai kekuatan menonjol di Portugal dibawah Mourinho & sukses di Eropa tersebutlah yng menaekkan namanya.

Di laga pamungkas, mereka bertemu AS Monaco, serta dikomandoi oleh playmaker, Deco, mereka membantai kesebelasan Ligue 1 dgn membuat hat-trick tanpa balas buat membikin sejarah di Eropa. Kesebelasan yang lain di dalam list itu bersumber dr liga papan atas kecuali Porto maka tidak heran bila menghasilkan pencapaian mereka tampak begitu tinggi.

Liverpool, 2005 – Liverpool nggak dicalonkan tuk meraih Liga Champions malahan kala di laga pamungkas pada saat menghadapi AC Milan. Sama seperti yg diyakini, team Serie A ini udah menang 3-0 di paruh pertama-tama & dijadikan sebagai kedudukan paling keren buat menjuarai laga pamungkas.

Tetapi, The Reds ialah kesebelasan yng sama sekali tidak sama pd fase ke 2 & akhirnya mirakel Istanbul berlangsung. Di dalam waktu 6 mnt, Liverpool mampu membuat skor hat-trick sampai mengantar partai sampai dengan menuju ke paruh adu penalti.

Leave a Reply

Your email address will not be published.