Postur Boleh Oke, Tapi Ada Hal yang Harus Dicemaskan Puerto Riko

Postur Boleh Oke, Tapi Ada Hal yang Harus Dicemaskan Puerto Riko

Posted on

Postur Boleh Oke, Tapi Ada Hal yang Harus Dicemaskan Puerto Riko – Timnas Puerto Riko di untungkan postur lebih tinggi dibanding timnas Indonesia U-22. Walau begitu, Puerto Riko mewaspadai kecepatan kubu lawan. Puerto Riko bakal menjadi lawan Indonesia didalam laga ujicoba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6) malam WIB. “Ya, [itu] nyata keuntungan. Itu merupakan salah satu power kami. Meski demikian, kami tentu harus menggempur dan kami musti bertahan dengan baik sebab lawan kami bakal amat cepat,” ujar kiper Puerto Riko Cody Laurendi, didalam konferensi pers di The Alana, Senin (12/6). “Boleh dibilang postur kami dapat dimanfaatkan tuk set-piece, namun kami tak boleh terlalu Pede, terlalu menghandalkan tinggi badan, sebab di sepakbola apapun bisa terwujud. Pemenangnya besok ialah tim yang main lebih baik,” timpal kapten Emmanuel D’Andrea.

Secara ranking pun, Puerto Riko kian baik. Tim yang dibimbing Carlos Garcia Cantarero ini bertengger urutan 133 sementara Indonesia jauh dibawahnya, tanggak ke-175. “Yang kami incar di laga besok ialah kami ingin meneruskan latihan kami, pekerjaan kami,” tutur Cantarero. “Puerto Riko sungguh tak memiliki turnamen yang dekat, tak seperti Indonesia yang bakal menjalani kualifikasi Piala Asia & SEA Games. Yang bakal kami sasar yakni jangka panjang, seperti yang dibilang Luis Milla bila kami mau membentuk timnas yang kuat.”

Persija Siap Perang Lawan Perseru

Persija Jakarta segera menghadapi Perseru Serui pekan ke-11 Liga 1. Manajer Stefano Cugurra Teco bilang timnya telah siap tempur. Persija tengah dalam laju oke. Usai melalui setumpuk laga tiada kemenangan, ‘Macan Kemayoran’ boleh menang di 2 laga terakhir. 2 kemenangan itu diperoleh atas team kuat, yaitu menyingkirkan Arema FC & PS TNI dengan skor sendiri-sendiri 2-0. Berhadapan Perseru di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Selasa (13/6), Teco mengatakan bahwa Persija telah mempersiapkan diri. “Kami sudah mulai latihan sehabis melawan PS TNI, cuma sekali istirahat. Tim siap main melawan Perseru,” ujar Teco pada sesi konferensi pers. Perseru sendiri tak menang di 5 pertandingan terakhirnya, dengan menuai dua kekalahan serta 3 hasil imbang. Tetapi, hasil tersebut tidak menjadikan Teco terlampau pede bisa menyingkirkan Cendrawasih Jingga -julukan Perseru. “Kami lihat ketika lawan Arema, pemain Serui mempunyai semangat tinggi serta pertahanannya bagus, di latihan telah kami siapkan,” tegasnya.

Tugas Utama Mancini di Zenit: Lolos Menuju Liga Champions

Roberto Mancini paham tugasnya begitu berat guna jadi manajer Zenit St Peterseburg. Mancini pula bertekad menghantarkan klub itu balik ke Liga Champions. Zenit memilih Mancini menjadi pengganti Mircea Lucescu yang mundur di penghujung musim Liga Rusia usai gagal menghantarkan klub itu finis 2 besar. Itu artinya tuk dua musim berturut-turut, Zenit tidak tampil di ajang Liga Champions. Suatu kemunduran pastinya mengingat Zenit sepanjang ini sangat superior di Liga Rusia. Kalau pun tak jadi juara seperti pada musim 2007, 2010, 2012, serta 2015, Zenit minimal terus finis runner-up.

Untuk itu manajemen pun merujuk Mancini yang berisi pengalaman di liga-liga top semisal Italia dan Inggris tuk membawa Zenit jadi juara lagi. Hal tersebut disadari oleh Mancini walau target realistis tuk timnya musim depan ialah finis 2 besar dulu demi balik main di Liga Champions. “Didalam beberapa bulan lagi, saya dapat menyapa Anda kedalam bahasa Rusia,” kata Mancini di acara perkenalan kepada suporter Zenit.”Saya mau berterima kasih pada semuanya dari sambutan ini. Saya ketahui fans Zenit terlalu luar biasa, tapi saya terkejut rupanya segila ini.”

“Saya berterima kasih pada presiden yang memberikan dukungan penuh. Bila Zenit sudah sebagai salah satu klub terhebat di dunia, itu segala karenanya,” sambungnya sebagaimana dikutip Soccerway. “Klub bakal mendukung tim sepenuhnya demi kembali ke jalur jawara dan lolos lagi menuju Liga Champions, sebab Zenit pantas ada di sana.” “Kami bakal melakukan sebaik mungkin lalu membawa lagi Zenit ke puncak klasemen. Membutuhkan kerja keras namun jika kami bersama, maka saya percaya kita bisa menuntaskannya,” tutup Mancini yang di pecat Inter Milan Agustus lampau.

Leave a Reply

Your email address will not be published.